Institut Teknologi Sepuluh Nopember

TEKNIK FISIKA

Taman Nasional Bromo Tengger Semeru

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

destinasi pantai

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Air Terjun Nglirip

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Pulau Merah

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Gua Gong

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Masjid Cheng Ho Surabaya

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label air terjun. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label air terjun. Tampilkan semua postingan

Selasa, 16 Desember 2014

Keindahan Air Terjun Coban Talun

Coban Talun adalah air terjun yang memiliki ketinggian delapan meter dan terdapat kolam dangkal di bawahnya sehingga orang dapat berenang. Bahkan anak kecil pun bisa berenang di kolam. Kondisi lingkungan yang masih alami membuat pesona air terjun ini semakin terasa. Airnya sangat segar, enak untuk cuci muka danmain air. Terdapat batuan besar di sekitar air terjun sehinnga membuat suara gemericik air ketika jatuh ke bebatuan.


Air Terjun Coban Talun terletak di desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Malang. Untuk dapat mencapai lokasi wisata ini wisatawan harus menempuh perjalanan sejauh kurang lebih 15 km atau 1,5 jam dari pusat kota Malang.

Sayangnya jalan akses menuju Air Terjun Coban Talun sangatlah susah. Dari tempat parkir anda harus melewati jalanan yang jelek dan curam. Anda juga harus rela menyebrangi dua aliran sungai yang memerlukan kejelian untuk memilih pijakan, karena jika tidak jeli maka pijakan tersebut sangat dalam selutut orang dewasa. Setelah itu anda akan melewati kawasan hutan pinus. Di hutan pinus ini pengelola sudah memberi tanda pada pohon agar mempermudah wisatawan untuk sampai di Air Terjun Coban Talun. Tapi harap berhati-hati karena jalan di area hutan pinus berlumpur dan becek.

Tarif untuk sekali masuk sebesar Rp 5.000/orang. Dari loket pembayaran ini wisatawan melanjutkan perjalanan menuju tempat parkir. Tarif untuk parkir sekitar Rp 2.000 untuk roda dua dan Rp 5.000 untuk kendaraan roda empat.

AKOMODASI

Kaliandra Sejati Eco Resort 

Dusun Gamoh, Desa Dayurejo, Prigen, Trawas, Indonesia 67156

CONTACT
T: +62 (0)31 5682912
F: +62 (0)31 5622578
M: +62 (0)855 495 00001
M: +62 (0)822 335 55129
M: +62 (0)856 361 0035

www.kaliandrasejati.org

Rumah Kebun Lulu Villa 

Dusun Wonorejo RT 04/RW 12, Kel. Tulung Rejo, Kec. Bumiaji, Batu , 65336, Batu, Malang, Indonesia

De View Hotel 

Jalan Raya Selecta 157, Batu, Malang, Indonesia

(Anisa)

Air Terjun Nglirip

Banyak tempat menarik di Jawa Timur ini yang tersembunyi diantara hiruk pikuk kesibukan manusia. Di daerah Tuban, tepatnya di desa Mulyoagung, kecamatan Singgahan, Kabupaten Tuban terdapat keindahan alam yang luar biasa eksotis. Air Terjun Nglirip adalah terpat wisata di Tuban yang tidak boleh kita lewatkan ketika berkunjung ke Tuban.


Wisata Air Terjun Nglirep ini sangat mudah dijangkau. Dengan menggunakan mobil pribadi anda akan mudah untuk tiba di air terjun ini. Sayangnya, tempat wisata air terjun ini sulit dijangkau apabila menggunakan angkutan umum karena jarang sekali kendaraan umum yang lewat. 

Air terjun ini memiliki ketinggian lebih dari 35 meter dan lebarnya 28 meter. Mata airnya bersumber dari hutan kerawak yang berada kurang lebih 3 km dari Air Terjun Nglirip. Air terjun ini sebenarnya merupakan bendungan irigasi yang airnya mengalir ke daerah yang lebih rendah.

Selain keindahan alamnya, air terjun ini juga menyimpan mitos yang sampai sekarang masih dipercayai masyarakat sekitar. menurut mitos, ada semacam gua dibalik air terjun ini yang konon terdapat roh seorang wanita yang menanti kekasihnya sampai sekarang. Terkadang tampak juga seorang putri yang cantik sedang membatik. Ada pula versi yang bercerita tentang putri berparas rupawan sedang bermain air terjun dengan ditemani putri-putri pengawalnya. Banyak masyarakat yang masih mepercayai keberadaan Putri Nglirip ini.


AKSES KE AIR TERJUN NGLIRIP

Berjarak sekitar 36 km dari pusat kota Tuban.  Letaknya pun tak jauh dari jalan raya yang sudah beraspal sehingga tidak sulit untuk mencapinya baik dengan menggunakan kendaraan pribadi maupun angkutan umum jenis colt.

Bila menggunakan kendaraan pribadi bisa menempuh rute Tuban-Montong-Singgahan atau Tuban-Kerek-Singgahan yang melewati lokasi Pabrik Semen Gresik di Tuban.  Atau bisa juga ditempuh dari arah Kota Bojonegoro melewati Parengan-Singgahan.   

Sedangkan bagi yang menggunakan angkutan umum ada dua rute juga untuk menuju air terjun ini, yaitu:  Rute Montong : naik angkutan umum dari terminal Tuban dengan jurusan Montong, lalu dilanjutkan dengan naik kendaraan jurusan Jojogan.  Karena lokasi Air Terjun Nglirip terletak antara Montong - Jojogan, maka dapat langsung terlihat manakala melewati rute ini.  

Untuk rute Singgahan : yaitu dari Terminal Tuban naik bis jurusan Jatirogo, bis ini akan transit di terminal Kabupaten Bojonegoro yang kemudian dilanjutkan ke tujuan utama, Jatirogo.  Selanjutnya turun di pertigaan "Warung Anjlok" - Jojogan.  Dari sini, letak air terjun tersebut hanya berjarak kurang dari satu kilo meter.  Untuk mencapainya dapat dilakukan dengan berjalan kaki naik angkutan jurusan Montong.
Sesampainya disini anda akan mendapatkan pemandangan yang sangat menawan, dari pinggir jalan saja anda dapat melihat jatuhnya air dari tebing yang di atasnya terdapat jembatan kecil. Bagi Anda yang ingin menyusuri aliran bawah air terjun harap berhati-hati, karena jalanan setapak akan sangat licin, terutama di musim hujan.

AKOMODASI

Tersedia shelter (gardu pandang) yang berada di bagian atas lokasi.  Juga banyak penjual makanan dan minuman di kedai sekitar lokasi air terjun. Pada hari biasa tidak dikenai tarif masuk alias gratis.  Aksan tetapi pada hari minggu atau libur dikenai tarif Rp 500 per orang.  Sedangkan biaya parkir sebesar Rp 2000 untuk kendaraan roda dua dan Rp 3000 untuk kendaraan roda empat.
(Anisa)

Air Terjun Alap Alap

Sepintas dari namanya, kita mengenal alap-alap sebagai salah satu jenis burung pemangsa yang merupakan satwa langka di pulau Jawa. Namun alap-alap yang ini adalah nama julukan dari sebuah air terjun di kawasan Tretes – Prigen – Pasuruan. Belum ada yang tahu jelas asal-muasal nama air terjun tersebut hingga dijuluki alap-alap, konon kabarnya disekitar area pegunungan Arjuno – Welirang, memang menjadi habitat hidup burung yang juga dikenal sebagai Elang Jawa itu.
Akses menuju air terjun alap-alap paling mudah ditempuh melalui bumi perkemahan wanawisata Kakek Bodo. Dilanjutkan dengan perjalanan trekking menuju ke arah Selatan kurang lebih 3 kilometer. Tentunya dengan jalur trek yang bermedan cukup berat. Menembus lebatnya hutan, dan naik turun ditepian tebing batu. Kendati demikian, sepanjang jalur menuju air terjun dipenuhi oleh pemandangan alam yang sangat menarik. Hijaunya rimba dan kesegaran udaranya, menjadi hiburan yang menarik untuk sejenak meupakan aktivitas di perkotaan. Pula tak jarang kita menemui satwa-satwa liar seperti kera, aneka burung, dan beberapa jenis serangga hutan disepanjang jalur perjalanan.
Dengan perjalanan yang memakan waktu hampir 2 jam, kepenatan terbayar tatkala sampai di lokasi air terjun. Sebuah pemandangan menarik tersaji diantara kumpulan batuan gunung berukuran raksasa. Air jernih dan segar mengalir disela bebatuan, menimbulkan suara gemericik yang khas berpadu dengan suara kicauan burung.
Kendati demikian, posisi air terjun yang utama masih belum terlihat. Pengunjung harus bersusah payah mendaki batu-batu gunung terjal setinggi kurang lebih 10 meter. Barulah pemandangan sesungguhnya terlihat didepan mata. Sebuah air terjun setinggi kurang lebih 40 meter, dengan tiga tingkatan yang unik. Tampak jelas menghampar diantara tebing-tebing tinggi yang mengelilingi area kolam air seluas hampir 60 meter persegi.
Berbeda dengan air terjun yang lainnya, deru suara gemuruh air terjun alap-alap terdengar lebih unik karena adanya tiga trap dari puncak ke dasar kolam. Walau dengan debit air yang tidak terlalu besar, hempasan uap airnya masih terasa menerpa wajah bersama dengan hembusan angin. Air terjun ini memang unik dan berbeda dengan yang lain.
Kendati belum dibuka untuk umum, air terjun alap-alap cukup dikenal oleh banyak petualang wisata yang menyukai tipe rekreasi sedikit ekstrim. Meski tidak terlalu sering dikunjungi, setiap akhir pekan ada saja sekelompok remaja yang mendatangi air terjun ini, sekedar menikmati alam ataupun hanya mendokumentasikan air terjunnya.
Sekali lagi, keberadaan dan eksistensi air terjun alap-alap, menjadi salah satu khasanah wisata di wilayah Pasuruan yang memang kaya akan destinasi wisata alam. Tinggal bagaimana kita bisa mengelola dengan baik, berusaha menambah nilai lebihnya, tanpa harus menimbulkan kerugian pada alam sekitarnya. ( Anisa ) sumber:

Sabtu, 13 Desember 2014

air terun sedudo

Air Terjun Sedudo adalah sebuah air terjun dan obyek wisata yang terletak di Desa Ngliman Kecamatan Sawahan, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Jaraknya sekitar 30 km arah selatan ibukota kabupaten Nganjuk. Berada pada ketinggian 1.438 meter dpl, ketinggian air terjun ini sekitar 105 meter. Tempat wisata ini memiliki fasilitas yang cukup baik, dan jalur transportasi yang mudah diakses. Masyarakat setempat masih mempercayai, air terjun in memiliki kekuatan supra natural. Lokasi wisata alam ini ramai dikunjungi orang pada bulan Sura (kalender Jawa). Konon mitos yang ada sejak zaman Majapahit, pada bulan itu dipercaya membawa berkah awet muda bagi orang yang mandi di air terjun tersebut.
Air terjun Sedudo tak hanya menebarkan keelokan dalam balutan kesejukan udara nan bersih dan segar, tetapi juga mitos yang menyatu dalam keyakinan masyarakat. Konon, siapa pun yang mandi di kolam atau di bawah air terjun bisa mendapatkan berkah keselamatan, awet muda, disembuhkan dari sakit yang dideritanya, dan naik pangkat. Dengan potensinya sebagai obyek wisata air dan wisata ritual yang sudah berlangsung turun-temurun, Pemerintah Kabupaten Nganjuk menempatkan air terjun Sedudo sebagai ikon dan primadona di wilayah itu. Air terjun Sedudo menjadi obyek wisata andalan daerah.
Obyek wisata Air Terjun Sedudo, selain indah, juga memiliki kisah yang panjang. Di zaman Majapahit, air terjun ini dikabarkan sering digunakan untuk mencuci senjata milik raja dan patung dalam upacara Prana Prasthista. Bahkan, Mahapatih Gajah Mada konon menggunakan lokasi air terjun untuk menggembleng prajurit. Pada zaman kerajaan Islam, Sedudo dikenal sebagai kawasan pertapaan Ki Ageng Ngaliman. penyebar agama Islam di wilayah Nganjuk. Karena itu, dalam perkembangannya, setiap bulan Sura selalu diadakan ritual mandi Sedudo atau siraman Sedudo yang diawali prosesi tarian oleh enam penari berambut panjang yang masih perawan alias dalam keadaan suci.
Alangkah baiknya jika anda ingin ke Air Terjun Sedudo anda mempersiapkan baju ganti, karena air terjun ini aman untuk dibuat mainan air bagi anak-anak sekalipun. Dinginnya air terjun Sedudo tidak menyurutkan antusias pengunjung berbasah-basahan. Bahkan, beberapa pengunjung malah mencoba berdiri langsung di jatuhnya Air terjun, saya pun telah mencoba kegiatan ini, bagi yang tidak kuat dingin jangan mencoba melakukan ini, karena air yang menimpa kepala seperti dinginnya es.
Fasilitas dan Penginapan Air Terjun Sedudo, Fasilitas yang dimiliki di tempat wisata ini umumnya cukup baik dan lengkap seperti ruang ganti, kolam tempat berendam atau berenang, toilet, tempat istirahat dan berbagai rumah makan serta toko cinderamata. Bagi yang membutuhkan tempat menginap telah tersedia villa dan juga tersedia hotel yang berada di sekitar kawasan ini. Jadi bagi yang berlibur disini bersama keluarga tidak usah kawatir untuk menginap di objek wisata ini.
Rute Menuju Air Terjun Sedudo, Untuk menuju lokasi objek wisata ini sangat mudah dijangkau dan dapat ditempuh dengan menggunakan kendaraan umum (seperti bus) maupun kendaraan pribadi dengan kondisi jalan umumnya baik dan beraspal mulus. Hanya saja, karena lokasinya di gunung, jalan menuju air terjun Sedudo cenderung menanjak, naik-turun, dan berkelok-kelok. Jika anda telah sampai di Kota Nganjuk, ikuti petunjuk arah yang telah banyak dipasang di jalan utama. Jika anda masih bingung silahkan bertanya penduduk setempat arah menuju Air Terjun Sedudo. (Wahyu)